Silaturrahim
Silaturrahim adalah perintah Allah dan ajaran agama Islam. “Bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu salingmeminta satu sama lain dan peliharalah hubungan silaturrahim.” (QS. an-Nisa`: 1)
Silaturrahim berasal dari kata silah dan ar-rahim Silah artinya menyambung, sedangkan ar-rahim
berarti rahmah, yaitu lembut dan kasih sayang. Sehingga seseorang
dikatakan dekat dengan kerabat apabila ia telah memiliki kasih sayang
dan kebaikan dengan kerabatnya. Arrahim juga berarti pada kerabat dekat. Sehingga silaturrahim berarti menyambung tali kekerabatan. Silaturrahim adalah wajib dan memutuskan silaturrahim atau qati’urrahim adalah dosa besar.
Seorang
muslim hendaknya melakukan silaturrahim, apakah kepada keluarga dan
kerabat dekat,seperti: orang tua, kakek dan nenek, paman dan bibi,
saudara, sepupu, dan seterusnya. Apakah itu karena keturunan atau karena
perkawinan atau karena satu persusuan. Dapat juga kepada orangyang
berjasa kepada kita, seperti: guru, ustadz atau kyai dan ulama, kepada
tetangga, teman dan sebagainya.
Birrul walidain (berbuat baik kepada orang tua) merupakan silaturrahim
yang paling pokok danutama. Ini merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya.
Allah Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah
selain Dia (Allah) danhendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapaknya dengan sebaik-baiknya.” (QS. al-Isra`: 23)
Ayat ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan orang tua dan birrul-walidain di sisi Allah.Dan masih banyak lagi ayat-ayat Allah yang memerintahkan anak untuk berbuat baik kepadaorang
tua, karena begitu banyaknya jasa-jasa orang tua kepada anak.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud , ia berkata, saya bertanya kepada
Rasulullah, “Amal apakah
yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.”
Saya bertanya,“Lalu apa lagi?” Beliau bersabda, “ Berbuat baik kepada
orang tua.” Saya bertanya, “Kemudian apa lagi?” Beliau bersabda, “ Jihad di jalan Allah. ” (HR. Bukhari dan Muslim)
Diriwayatkan dari Abu Bakrah , bahwa Rasulullah bersabda, “ Maukah kalian aku ceritakan tentang dosa yang paling besar?” Kami menjawab, “Ya, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda,“Yaitu menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.” Beliau waktu itu bersandar terus duduk dan bersabda, “ Ketahuilah, dan perkataan dusta.”
(HR. Bukhari) Dalam hadits lain dari Abdullah bin Amr bin Ash , bahwa
Rasulullah bersabda, Dosa-dosa besar adalah syirik kepada Allah, durhaka
kepada kedua orang tua, membunuh jiwa(manusia) dan sumpah palsu. ” (HR. Bukhari)
Adab seorang anak terhadap orang tua menurut al-Qur`an, antara lain: berkata yang baik, tidak berkata “ah”, apalagi membentak (QS. al-Isra`: 23); berbuat baik dan bergaul dengan mereka dengan
cara yang baik (QS. Luqman: 15); merendahkan diri kepada kedua orang
tua serta selalu mendoakan keduanya (baik ketika masih hidup atau
setelah meninggal dunia (QS. al-Isra`: 24).
Apa saja sarana untuk melakukan silaturrahim? Silaturrahim adalah usaha untuk memberikankebaikan kepada kerabat dekat serta (upaya) untuk menolak keburukan dari mereka, baik denganharta maupun dengan lainnya. Imam Ibnu Abi Jamroh berkata, “Silaturrahim itu bisa dengan harta, dengan memberikankebutuhan mereka, atau dengan menolak keburukan dari mereka, dengan wajah yang berseri-seri,serta dengan do’a.”Makna silaturrahim yang lengkap adalah memberikan apa saja yang mungkin diberikan darisegala
bentuk kebaikan, serta menolak apa saja yang mungkin bisa ditolak dari
keburukan sesuaidengan kemampuannya (kepada para kerabat dekat).Karena
itu, bersilaturrahim dapat dengan cara-cara berikut.
1. Ucapan, misalnya: memberi salam, saling menyapa dan berkata yang baik.
2. Perbuatan, misalnya: wajah berseri (senyum), berbuat baik dan saling mengunjungi.
3. Harta, misalnya: memenuhi kebutuhan, memberi hadiah dan membawakan oleh-oleh.
Hikmah
silaturrahim selain pahala di akhirat, juga memiliki hikmah di dunia,
yaitu dilapangkan rizki dan panjang umur. Dari Abu Hurairah , Rasulullah
bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rezkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkanumurnya) maka hendaklah ia menyambung silaturrahim. ” (HR. Bukhari) Masih dari Abu Hurairah , Rasulullah bersabda, Belajarlah tentang nasab-nasab kalian sehingga kalian karenanya bisa menyambung silaturrahim,
karena sesungguhnya silaturrahim adalah (sebab adanya) kecintaan
terhadapkeluarga (kerabat dekat), (sebab) banyaknya harta dan panjangnya
umur.” (HR. Ahmad,Turmudzi dan Hakim)
Dalam sebagian penjelasan di atas disebutkan bahwa silaturrahim membuahkan dua hal, yaitukelapangan rezki dan memperpanjang umur.Ini adalah ucapan makhluk Allah yang paling benar dan paling jujur, yaitu Nabi Muhammad. Meyakininya termasuk dalam persoalan iman, apakah percaya atau tidak terhadap ucapan Rasulullah tersebut.Adapun mengenai panjang umur telah banyak penjelasan yang disebutkan, semisal oleh ImamIbnu Hajar al-Asqalani, bahwa:
•Tambahan
umur itu kinayah, artinya usia yang diberi berkah. Maksudnya, umur
seseorang itu tetap, tetapi dalam umurnya itu diberi berbagai kebaikan
(keberkahan) yang melimpah.
•Tambahan
umur itu hakikat, yakni benar-benar dipanjangkan umurnya. Semoga kita
termasuk hamba-hamba Allah yang bertaqwa dengan menunaikan
silaturrahim,dan semoga dengan amal itu pula mendapatkan kelapangan
rezki dan umur panjang lagi berkah.
Dari berbagai sumber